FORKOMARAS MENUNTUT SISTIM DEPOSIT TIKET DIUBAH !!!

Indonesia mungkin adalah satu-satu-nya Negara yang menerapkan system Deposit Ticket dengan cara menyerahkan sejumlah uang cash dalam ke dalam rekening perusahaan penerbangan tersebut. Motode yang berlaku di Indonesia sangatlah penuh resiko karena tidak adanya proteksi untuk agent untuk dapat kembali mengusai uangnya jika terjadi kebangkrut atau tidak beroperasinya perusahaan penerbangan seperti halnya kasus Adam Air, Air Efata dan Sempati Air

Aturan yang sangat merugikan ini harus segera dihapuskan dan dibuat aturan yang baru yang lebih baik yang sama-sama menguntungkan Travel Agent maupun perusahaan penerbangan. Depertemen Perhubunganmelalui DirJen Perhubungan Udara sebagai lembaga yang membawahi industri penerbangan harus menerima masukan dan saran dari Asosiasi terkait dengan industri penerbangan seperti INACA yang mewakili Airlines dan ASITA dan ASTINDO yang mewakili travel agent. Hal ini dialakukan agar pemerintah dapat melahirkan policy atau aturan-aturan yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak.

Pertemuan-pertemuan ASITA DKI Jakarta telah beberapa kali membahas tentang penghapusan metode deposit tiket yang diberlakukan oleh sebagian besar perusahaan penerbangan di Indonesia dan penjelasan alternative pengganti metode ini pun telah dilontarkan namun sepertinya tidak mendapat tanggapan dari Travel agent sendiri. Alternatif-alternatif yang pernah di utarakan dalam pertemuan tersebut menurut saya pribadi cukup bagus dan memang sudah diterapkan oleh IATA Indonesia dan Negara lain.

Alternatif pertama adalah deposit berupa Bank Draft yang diwakili oleh pihak ketiga yang merupakan lembaga keuangan sebagai penjamin. Dengan hal ini jika salah satu pihak baik Airlines maupun Travel Agent melakukan wan prestasi maka uang tersebut dapat dengan mudah dicairkan tanpa proses yang berbelit dan dan pasti karena ada jaminan hukum yang jelas.

Alternatif kedua adalah menetapkan metode yang telah ditetapkan oleh IATA Indonesia dengan BSP Domestic model S2P, namun konsekuensi adalah semua travel agent harus menjadi agen IATA. Oleh karena itu IATA Indonesia harus melonggarkan aturannya agar Travel Agent yang sudah menjadi Agent dari beberapa airlines domestic otomatis menjadi agen IATA Domestic.

Alternatif ketiga dapat datang dari rekan-rekan travel agent yang mempunyai ide untuk menggantikan metode deposit tiket yang merugikan ini. Metode deposit tiket seperti ini tidak akan berakhir jika tidak ada gerakan dari rekan-rekan untuk merubahnya karena saya percaya akan terus terjadi kasus-kasus seperti Adam Air di Indonesia. Caranya adalah mari kita beri masukan dan dorongan kepada Pemerintah(DirJen Perhubungan Udara) melalui forum-forum seperti yang dipimpin oleh Bapak Wibowo (NUSANTARA TRAVEL), dan Asosiasi terkait seperti ASITA dan ASTINDO agar Pemerintah membuat aturan tentang metode deposit tiket yang lebih baik dan menguntungkan semua pihak termasuk pemerintah sendiri karena tak perlu lagi dipusingkan dengan kasus-kasus seperti Adam Air dikemudian hari.

Terus Berjuang untuk kepentingan bersama!

H. Basri Fahriza, SE, MBA.
Manager Operational & Tour
Victoria Tour & Travel

4 Tanggapan to “FORKOMARAS MENUNTUT SISTIM DEPOSIT TIKET DIUBAH !!!”

  1. NUSANTARA™ Says:

    BERUBAH !!!

    ATAU MATI !!! 👿

  2. Gracia Says:

    betuuulll & setujuuuuu…
    kalo kita gini terus alamat berangkat ke kuburan pdk ranggon….

  3. antoni Says:

    Setuju dirubah !!!
    Siap siap aja, kemungkinan ada airlines yg ditutup lagi😦

    http://suarapembaca.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/03/time/094550/idnews/949407/idkanal/283

  4. Galih (cipaganti travel) Says:

    menanggapi kasus2 yg sudah2 mari kita buat perjajian tertulis mengenai deposite kepada air lines2 yg lain agar pada saat mereka pailit tidak terjadi lagi hal2 yg tidak kita inginkan bersama (kasus adam air) tkx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: