Posts Tagged ‘sidang adam air’

SIDANG TERAKHIR, 17 OKTOBER 2008…

Oktober 17, 2008

Hari ini, Jumat 17 Oktober adalah sidang khusus Travel..

Sidang yang dijanjikan berlangsung pukul 10.00 molor nggak tanggung-tanggung. Baru dimulai setelah sholat jumat   !!!   😯

Ueedyan tenaaann…..

Tapi woke lah. Tho the point saja. Setelah melewati masa persidangan yang melelahkan, akhirnya kurator mulai menunjukkan “KEPINTARANNYA”. Yaitu dengan MENGAKUI SEMENTARA uang deposit travel.             😉

Selama ini mereka nggak paham, apa itu uang deposit.            😆

Baiklah. Statusnya mulai meningkat. Tinggal menunggu proses lebih lanjut. Sedangkan untuk Refund, statusnya sebagai konkruen.

Artinya dimasa nanti kalau duwitnya masih ada, ya  akan dibagi rame-rame. Kalo masih ada, lhoooo….

Kalo udah ndak ada, ya berarti duwit kita nguap    😆

Sedangkan  si Tio no nggak nongol lagi. Mungkin ketakutan digebukin massa. Sedangkan  Adam datang sante-sante saja…..

Ini skrinsutnya, seperti biasa, maap buat yang fakir benwit….

.

Begitu kurator mengakui tagihan travel, muka-muka yang biasanya tampil kusut dibawah ini langsung berubah jadi ceria….

.

Itulah laporan saya dalam mengikuti sidang.

Oya, ada  tambahan dikit, tapi ndak penting.

Yaitu mantan karyawan Adam Air  sekitar jam 10.00 pada tereak-tereak di depan gerbang. Konon kabarnya sih demo. Tapi ndak jelas “apa dan siapa” yang mau di demo.

😆                                           😆

😆 😆 😆

Iklan

RAPAT VERIFIKASI 23 JULI 2008….

Juli 24, 2008

Woke…

To The Point saja….

Ini rapat yang saya tunggu-tunggu. Dengan semangat 45 saya ngebut ke pengadilan niaga di Jakarta Pusat. Pukul 09.15 saya sudah duduk menunggu. Kerajinan amat yak ???

Suasana masih sepi karena memang rencana rapat akan dimulai pukul 10.00 WIB. Menjelang pukul 10.00 orang-orang mulai berdatangan, dan tanda tangan absensi sesuai dengan kurator masing-masing. Karena memang rapat kali ini adalah rapat Kreditur. Tentu saja yang hadir hanyalah Kreditur yang terdaftar pada kurator masing-masing.

Dibawah ini saya tampilkan skrinsyut saat suasana belum begitu rame.

Sedangkan yang nggak kebagian tempat duduk ya harus sabar berdiri bengong seperti dibawah ini……

Meski nasib kurang begitu baik, sekelompok mbak-mbak mantan karyawan Adam air ini tetep ceria…. ( kapan gajian…. )

Pukul 10.15 pintu ruang rapat/ sidang dibuka. Dan seperti pada umumnya orang Indonesia, segera menyerbu masuk ruang untuk bisa dapat tempat duduk……

Syukurlah saya bisa duduk di barisan paling depan, dan tanpa sengaja bersebelahan dengan mbak-mbak cantik dan wangi. Sungguh, saya nggak sengaja looohh…. Nasib baik saja kok…. 😉

Yang serem adalah piutangnya kepada Adam Air, sebesar 1,5 M  boss…  😯

Untuk menjaga privasi, Pict sengaja saya bikin Blur…

Rapat/ Sidang yang mestinya dimulai pukul 10.00 ini molor hingga jam 12.00 siang. Tampak Gustiono dan pengacaranya mondar-mandir kayak setrikaan, tebar pesona, entah apa yang dipikirkannya. Saya nggak sudi menyapanya walau hanya sepatah kata pun. Andai bisa mengumpat, mungkin akan lebih baik.

Tepatnya saat Adzan Dzuhur berkumandang, hakim pengawas  mengetuk palu tanda dimulainya rapat/ sidang. Cukup mengejutkan adalah hadirnya Adam Suherman pada rapat ini. Maaf kalau Pict kurang jelas, soalnya kamera melawan datangnya cahaya dari depan ( jendela ).

Pada intinya, rapat kali ini adalah penyampaian pernyataan dari kurator tentang tagihan dari para kreditur kepada PT. Adam Air. Misalnya, Kurator menyampaikan tagihan dari pihak karyawan, katakanlah,  sekian M, dan ditanggapi oleh pihak Debitur, yaitu Adam dan Gustiono.

Adam langsung mengiyakan, bahwa tagihan dari karyawan untuk diutamakan. Tentu saja Karyawan kegirangan. Tapi rapat mendadak menjadi sulit, saat pengacara Gustiono menyampaikan data-data lawas ( 2005 ) sebagai masukan bukti baru. Lagu lamaaaa…..

Nggak ada yang lebih canggih, boss ???   😉

Rapat dilanjutkan sebulan lagi…..   😆